berilmu, berakhlak,cantik

Lebih Sehat Dengan Produk Indonesia Asli

Makanan merupakan bahan dasar pembentukan tubuh kita. Makanan yang sehat membawa dampak pada kesehatan  tubuh. Demikian juga jika makanan kita adalah makanan tidak sehat, maka akan berakibat fatal terhadap tubuh kita. Pertumbuhan badan akan terhambat, bisa juga berakibat timbulnya penyakit, dan akhirnya kehidupan kita menjadi tidak sehat . Dampak terparah adalah aktifitas sehari-hari jadi kacau.

Bagi yang ingin tetap bugar wajib hukumnya untuk memenuhi kebutuhan 4 sehat lima sempurna. Dengan takaran yang seimbang dan berfariasi membuat nutrisi tubuh semakin tercukupi. Bagi orang yang berduit sangatlah mudah untuk memenuhi kebutuhan empat sehat lima sempurna. Namun bagi saudara-saudara kita yang hidupnya di bawah standar kehidupan layak. Masalah makan adalah masalah rumit. Terkadang makan ala kadarnya, yang penting bisa mengganjal perut agar tidak lapar.

Sebenarnya untuk memenuhi kebutuhan makanan yang mengandung nutrisi tidak harus membeli makanan yang mahal. Banyak pilihan sebenarnya yang bisa di ambil. Misalkan lauk yang sudah sering kita kenal, bahkan menjadi santapan setiap saat. Namun kadang kita meremehkan dan gengsi untuk memakannya.Tahukah anda apa makanan itu?

Tempe, produk asli nenek moyang kita ini banyak memiliki manfaat untuk tubuh kita. Tempe berpotensi untuk digunakan melawan radikal bebas, sehingga dapat menghambat proses penuaan dan mencegah terjadinya penyakit degeneratif (aterosklerosis, jantung koroner, diabetes melitus, kanker, dan lain-lain). Selain itu tempe juga mengandung zat antibakteri penyebab diare, penurun kolesterol darah, pencegah penyakit jantung, hipertensi, dan lain-lain.

Komposisi gizi tempe baik kadar protein, lemak, dan karbohidratnya tidak banyak berubah dibandingkan dengan kedelai. Namun, karena adanya enzim pencernaan yang dihasilkan oleh kapang tempe, maka protein, lemak, dan karbohidrat pada tempe menjadi lebih mudah dicerna di dalam tubuh dibandingkan yang terdapat dalam kedelai. Oleh karena itu, tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala kelompok umur (dari bayi hingga lansia), sehingga bisa disebut sebagai makanan semua umur.

Dibandingkan dengan kedelai, terjadi beberapa hal yang menguntungkan pada tempe. Secara kimiawi hal ini bisa dilihat dari meningkatnya kadar padatan terlarut, nitrogen terlarut, asam amino bebas, asam lemak bebas, nilai cerna, nilai efisiensi protein, serta skor proteinnya.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa zat gizi tempe lebih mudah dicerna, diserap, dan dimanfaatkan tubuh dibandingkan dengan yang ada dalam kedelai. Ini telah dibuktikan pada bayi dan anak balita penderita gizi buruk dan diare kronis.

Dengan pemberian tempe, pertumbuhan berat badan penderita gizi buruk akan meningkat dan diare menjadi sembuh dalam waktu singkat. Pengolahan kedelai menjadi tempe akan menurunkan kadar raffinosa dan stakiosa, yaitu suatu senyawa penyebab timbulnya gejala flatulensi (kembung perut).

Mutu gizi tempe yang tinggi memungkinkan penambahan tempe untuk meningkatkan mutu serealia dan umbi-umbian. Hidangan makanan sehari-hari yang terdiri dari nasi, jagung, atau tiwul akan meningkat mutu gizinya bila ditambah tempe.

Sepotong tempe goreng (50 gram) sudah cukup untuk meningkatkan mutu gizi 200 g nasi. Bahan makanan campuran beras-tempe, jagung-tempe, gaplek-tempe, dalam perbandingan 7:3, sudah cukup baik untuk diberikan kepada anak balita.

Jadi jangan ragu dengan produk asli bangsa ini, karena kebanyakan nenek moyang kita  membuat makanan benar-benar steril. Terjauhkan dari bahan-bahan kimia dan cenderung bersifat herbal yang ramah terhadap kesehatan kita. Tempe adalah salah satu makanan asli negeri ini yang baik untuk memenuhi nutrisi kita. Dan kandungan nutrisi dan manfaatnya tidak kalah dengan makanan dari negeri lain yang cenderung merusak kesehatan.

Jadi mulai sekarang, mari semakin sehat dengan menkonsumsi hasil karya ibu pertiwi.

Artikel ini diikutkan lomba aku ingin sehat

dibuat dari ide sendiri dan beberapa sumber

Recent Posts :

4 responses

  1. kakaakin

    Sori banget. Aku nggak menangkap unsur ‘pengalaman pribadi’ pada tulisan ini.
    Jadi belum bisa kumasukkan dalam daftar peserta Kontes Aku Ingin Sehat.
    Silakan daftarkan tulisan lain, atau mungkin Sahabat memiliki pengalaman pribadi tentang kesehatan yang berkaitan dengan tempe?
    Kutunggu ya…🙂

    Februari 5, 2011 pukul 3:30 pm

  2. ya…sepakat dengan tulisan ini seperti kata para ahli nutrisi “anda adalah apa yang anda makan”

    makanan pasti berpengaruh….klau sering mengkonsumsi garam n minyak berlebihan ada kemungkinan terkena hipertensi n kolesterol

    Februari 9, 2011 pukul 6:57 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s