berilmu, berakhlak,cantik

Facebook Versus Narkoba

Facebook Versus Narkoba

Tanpa tersadar alur kehidupan sudah jauh melangkah. Perubahan terjadi di sana-sini. Budaya manusia dari jaman batu hingga jaman peradaban internet merupakan sejarah panjang yang tak mungkin cukup meskipun sejuta halaman untuk menulinsya, walaupun 1.000 kontener tinta disediakan. Sejarah manusia memiliki kelajuan perkembangan yang berbeda di setiap eranya. Banyak hal yang mempengaruhi perkembangan budaya yang ada di setiap masa itu. Namun yang paling utama dalam setiap perkembangan peradaban manusia adalah kecepatan informasi dalam menyampaikan budaya tersebut. Semakin cepat informasi disampaikan. Maka, budaya itu semakin mudah disebarluaskan untuk mempengaruhi pola hidup setiap manusia.

Tahukah anda budaya yang ada di sekitar anda? Pernakah anda meneliti kenapa setiap hari terjadi perubahan pada pola fikir, pola bicara, pola sikap, dan secara umum pola hidup orang-orang di sekitar kita?. Ternyata ada dua hal besar yang mempengaruhi pola hidup mereka berubah. Televisi dan internetlah jawabanya.

Beberap hari yang lalu saya mendapat tugas ke salah satu kantor di pusat kota. Saat saya memasuki kantor, dinginnya AC mulai menusuk kulit. Berlahan dengan suara lirih saya bertanya ke salah satu bapak yang kelihatannya lagi serius mengerjakan tugas kantor. Dengan suara yang saya rendahkan, saya mohon ijin bertanya menemui salah satu nama yang berhubungan dengan tugas saya. Sang bapak tadi hanya menjawab tanpa menoleh “orangnya lagi ke luar,di tunggu aja!”. Dalam hati kecil, “tidak sopan amat, bicara tidak melihat ke lawan bicara”. Namun di belahan otak yang lain berfikir, “oh, mungkin karena beliau sibuk dengan kerjaan”. Betapa terperanjatnya saya saat sepintas melihat ke monitor bapak tadi, “eh, ternyata BELIAU lagi cheting sama seseorang lewat facebook”. “Wah, bener-bener tu sih bapak??!!!”. Bikin hati muuuuaaaangkel.

Berlahan saya sandarkan badan di kursi, di sebelah meja kerja orang yang ingin saya temui. Mata ini tak sengaja melihat tiga cewek Sekolah Lanjutan atas (SMA/SMEA_red) yang ada di sebelah kanan saya. Mereka juga lagi serius di depan computer masing-masing, sesekali terdengar mereka ngobrol dan tertawa kegirangan. Ku coba memanjangkan leher ini, apa gerangan yang mereka lakukan?. Eh, ternyata sama juga. Mereka lagi asyik dengan facebook. “wah, lagi Latihan Kerja kok udah berani Facebookan?”. Tak sabar lagi, pandangan mata ini ku hamburkan ke seluruh penjuru ruangan. Luar biasa, di sana-sini lagi asik chetingan semuanya. “wah, ini kantor apa tempat chatingan?, padahal masih jam kerja!”, bergumam sesak dalam hati.

Sahabat, ternyata jika kita amati kecanduan facebook terjadi di mana-mana, terjadi diberbagai kalangan masyarakat. Mereka rela berjam-jam berada di depan internet hanya untuk kirim-kirim salam, berkenalan, dan bermanja-manja untuk mencari perhatian orang lain. Mereka sudah lupa daratan, lupa dengan dunia nyata, lupa dengan tugas, bahkan lupa dengan keluarga.

Kalau tidak percaya coba anda cek aja di sekitar anda?. Segera, anda akan berfikir  dan berkesimpulan ternyata facebook barsaing dengan narkoba dalam mencari mangsa. Karena jika manusia sudah pernah satu kali menikamtinya maka kecanduan akan menyelimuti dan mengerogoti kehidupan manusia tersebut.

Perlu di ingat, internet yang sehat selalu bisa membagi antara dunia nyata dengan dunia maya. Harus ada keseimbangan antar menikmati internet dengan tugas-tugas lain di dunia nyata. sangat rugi sekali hidup kita jika waktu hanya terbuang dengan kesenangan sementara bermanja-manja, pamer foto(narcise), dan berkenalan dengan banyak orang yang kita tidak tahu latar belakangnya. Perlu diingat, waktu tak pernah kembali. Jika kita selama ini melakukan hal itu, tidak ada salahnya mulai sekarang kita benahi diri, mulai internet sehat dengan membagi waktu antara dunia nyata dan dunia maya.

Kita harus lebih cerdas. Internet tidak harus hanya facebook, masih banyak celah-celah lain di dunia maya yang membuat kita lebih hebat. Sulit memang keluar dari dunia kenikmatan yang menggoda seperti facebook, namun jika anda mampu maka hidup anda akan lebih berarti. Silahkan berinternet, namun tetap utamakan kehidupan nyata. Jaga kesehatan jiwa dan fisik dengan tidak melihat situs-situs merusak diri seperti pornografi dan kekerasan. Perlu juga hati-hati atas penipuan-penipuan yang marak di dunia maya. Identitas anda tidak harus diberikan ke semua orang di internet. Sahabat, mari lebih cerdas dalam berinternet, biar kita termasuk dalam koridor internet sehat agar kita lebih bermartabat.

Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba festival blog 2010 BLOGVAGAZA

4 responses

  1. saya setuju facebook perlu di hati2, biar kita tidak banyak menghabiskan waktu percuma, semoga sukses yach ….

    November 28, 2010 pukul 6:42 am

  2. aku dah jarang pesbukan😀

    Januari 20, 2011 pukul 11:31 am

    • bagus lah semoga terus begitu

      Januari 21, 2011 pukul 8:22 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s